TEMA BUKU
 Bahasa & Sastra 
 Ekonomi Politik 
 Filsafat 
 Hukum 
 Internasional 
 Islam 
 Geografi 
 Budaya 
 Pariwisata 
 Pembangunan 
 Pendidikan 
 Politik 
 Psikologi 
 Sejarah 
 Sosial 
 Tata Negara 
 Wanita 
 Statistik 
 Teori dan Metodologi 
 Populer 


  I n f o    B u k u
 
James P. Spradley
Metode Etnografi
xxiv + 348 hlm; 14,5 x 21 cm
ISBN: 979-8120-69-8

Harga: Rp.52.000

    .... bagi Spradley, "ilmu untuk ilmu" sudah ketinggalan zaman. Ilmu harus mempunyai kegunaan praktis dalam menyelesaikan masalah-masalah kemanusiaan. Begitu juga halnya dengan penelitian etnografi: seorang peneliti yang berhasil adalah juga seorang problem solver.

Metode etnografi yang diuraikan dalam buku ini adalah tipe metode yang bersumber pada ethnoscience, atau yang dikenal sebagai etnografi baru. Bila etnografi modern, yang dipelopori oleh Radcliffe-Brown dan Malinowski, berusaha mengarahkan kajian etnografi pada upaya generalisasi, yakni penyusunan kaidah-kaidah umum tentang masyarakat (melalui komparasi antara organisasi internal masyarakat dan sistem sosial), maka etnografi baru justru berusaha menemukan keunikan' dari suatu masyarakat, yakni persepsi dan organisasi pikiran dari masyarakat atas fenomena material yang ada di sekelilingnya. Oleh karenanya, objek kajian antropologi tidak lagi berkenaan dengan fenomena material, melainkan dengan cara fenomena tersebut diorganisasikan di dalam pikiran (mind) manusia. Singkatnya, lantaran budaya berada di dalam pikiran manusia, dan bentuknya adalah organisasi pikiran tentang fenomena material, maka tugas etnografi adalah menemukan dan menggambarkan organisasi pikiran tersebut. Dengan acuan perspektif yang demikian itu, di dalam buku ini Spradley melukiskan empat tipe analisis etnografis, yakni analisis domain; analisis taksonomik; analisis komponen; dan analisis tema.

Cara terbaik untuk belajar menulis adalah dengan menulis itu sendiri. Anjuran serupa juga disampaikan oleh James P. Spradley di dunia etnografi. Menurutnya, cara terbaik untuk belajar etnografi adalah dengan melakukan etnografi. Dan, agar proses tersebut bisa berjalan secara sistematis, terarah, dan efektif, Spradley melengkapinya dengan suatu panduan metode yang khas, yang disebutnya The Developmental Research Sequence, yang didasarkan pada lima prinsip, yaitu teknik tunggal, identifikasi tugas, maju bertahap, penelitian orisinal, dan problem-solving. Kemudian, dengan menggunakan pendekatan etnosemantik, Spradley mengajak para (calon) etnografer untuk menekuni dua belas (12) langkah pokok yang dapat digunakan sebagai panduan dalam teknik wawancara etnografis.

Dalam tingkatan kebutuhan yang paling praktis, buku ini cukup tepat untuk digunakan sebagai buku panduan perihal cara melakukan entografi selangkah demi selangkah. Oleh karenanya, buku ini sangat dianjurkan sebagai buku acuan bagi para peneliti etnografi pemula. Di samping itu, untuk kepentingan kajian komparasi dan pengembangan lebih lanjut mengenai metode penelitian, buku ini juga relevan untuk digunakan sebagai referensi pembanding -- jika pun bukan sebagai referensi utama -- bagi kalangan etnografer berpengalaman.

Daftar Isi
  • Bagian Satu
    • Penelitian Etnografi
      Bab Satu Etnografi dan Kebudayaan
      Bab Dua Bahasa dan Penelitian Lapangan
      Bab Tiga Informan
  • Bagian Dua
    • Alur Penelitian Maju Bertahap
      Langkah 1. Menetapkan Seorang Informan
      Langkah 2. Mewawancarai Seorang Informan
      Langkah 3. Membuat Catatan Etnografis
      Langkah 4. Mengajukan Pertanyaan Deskriptif
      Langkah 5. Melakukan Analisis Wawancara Etnografis
      Langkah 6. Membuat Analisis Domain
      Langkah 7. Mengajukan Pertanyaan Struktural
      Langkah 8. Membuat Analisis Taksonomik
      Langkah 9. Mengajukan Pertayaan Kontras
      Langkah 10. Membuat Analisis Komponen
      Langkah 11. Menemukan Tema-tema Budaya
      Langkah 12. Menulis Sebuah Etnografi
  • Apendiks A
  • Apendiks B
  • Apendiks C
  • Bibliografi
  • Indeks
K o l e k s i    B u k u :
TEORI DAN METODOLOGI

Kuntowijoyo
Pengantar Ilmu Sejarah

Muh. Zuhri
Hadis Nabi: Telaah Historis dan Metodologis

Syarif Hidayatullah
Studi Agama: Suatu Pengantar

Ambo Upe & Damsid
Asas-Asas Multiple Researches: dari Norman K. Denzin hingga John W. Cresswell dan Penerapannya

Arthur Asa Berger
Pengantar Semiotika: Tanda-tanda dalam Kebudayaan Kontemporer

Kuntowijoyo
Penjelasan Sejarah (Historical Explanation)

James P. Spradley
Metode Etnografi

Kuntowijoyo
Islam Sebagai Ilmu: Epistemologi, Metodologi, dan Etika

Agus Salim
Bangunan Teori: Metodologi Penelitian Untuk Bidang Sosial, Psikologi, dan Pendidikan

Taufik Abdullah dan Rusli Karim (editor)
Metodologi Penelitian Agama: Suatu Pengantar

Kuntowijoyo
Metodologi Sejarah, Edisi Kedua

Agus Salim
Perubahan Sosial: Sketsa Teori dan Refleksi Metodologi Kasus Indonesia

Agus Salim
Teori dan Paradigma Penelitian Sosial: Buku Sumber untuk Penelitian Kualitatif(Edisi kedua)
 Copyright © 2017
Website designed by
Penerbit Tiara Wacana