TEMA BUKU
 Bahasa & Sastra 
 Ekonomi Politik 
 Filsafat 
 Hukum 
 Internasional 
 Islam 
 Geografi 
 Budaya 
 Pariwisata 
 Pembangunan 
 Pendidikan 
 Politik 
 Psikologi 
 Sejarah 
 Sosial 
 Tata Negara 
 Wanita 
 Statistik 
 Teori dan Metodologi 
 Populer 


  I n f o    B u k u
 
Nawawi Al-Bantany
Mutiara-Mutiara Keimanan
xxvi + 144 hlm; 12,5 x 18 cm
ISBN: 979-99602-1-5

Harga: Rp.25.000

IMAN merupakan kunci keislaman. Perwujudannya disimbolisasikan dalam ikrar dua kalimat syahadat. Di dalam Al-Qur'an, setidaknya 550 kali kata 'iman' disebutkan melalui berbagai bentuk kata jadiannya. Meski demikian, Al-Qur'an tidak menyatakan secara baku rumusan tentang keimanan, terkecuali pada beberapa ciri/sifat dari orang-orang yang beriman. Demikian pula, kebanyakan hadits lebih banyak menjelaskan keimanan dengan mengacu pada ciri-ciri keimanan seseorang. Dari titik ini, berkembang kemudian berbagai upaya penafsiran dan penjelasan dalam rangka memberikan pemahaman tentang ajaran-ajaran Islam.
Materi buku ini adalah terjemahan dari kitab Qami' at-Thughyan karya dari Nawawi al-Bantany, ulama kelahiran Banten (Indonesia) yang mengabdikan hidup dan ilmunya (mengajar) di Masjidil Haram, Makkah.
Melalui tangannya kemudian lahir ulama-ulama besar yang sangat berpengaruh dalam perkembangan dunia pesantren di tanah air, semisal Hadratus Syekh Hasyim Asy'ary Tebuireng Jombang dan Syekh Kholil Waliyyullah Bangkalan Madura. Dari sinilah Nawawi al-Bantany kemudian dikenal sebagai Bapak Pesantren Indonesia. Di samping itu, karena kepiawaiannya menulis, Nawawi al-Bantany juga mendapat julukan sebagai Si Pena Emas.
Karya Nawawi al-Bantany ini berisi penjelasan (syarh) atas bait-bait syair Syekh Zaenuddin bin Ali bin Ahmad al-Kusyiny yang terangkum dalam kitab Syu'ab al-Iman (Cabang-cabang Keimanan). Naskah-naskah sumber semacam Qami' at-Thughyan ini - yang naskah aslinya berbahasa Arab dan dikenal sebagai kitab kuning - hingga kini masih digunakan dalam pengajian di banyak pesantren di Indonesia.

Daftar Isi
  • Prakata
  • Pengantar penerjemah
  • Tentang nawawi al-bantany
  • Tentang penerjemah
  • Daftar Isi
    • SYAIR BAIT ke- 1 s.d. 3
      • Pendahuluan
    • SYAIR BAIT ke-4
      • Penjelasan umum tentang 77 bagian keimanan
    • SYAIR BAIT ke-5
      • Tentang iman kepada allah, malaikat, kitab, para nabi, dan hari kiamat
    • SYAIR BAIT ke-6
      • Tentang iman kepada hari kebangkitan,taqdir, dan peristiwa-peristiwa setelah hari kiamat hikayat
    • SYAIR BAIT ke-7
      • Tentang surga dan neraka
    • SYAIR BAIT ke-8
      • Tentang cinta dan takut kepada Allah, mengharapkan rahmat-Nya, dan tawakkal (berserah diri) kepada Allah
    • SYAIR BAIT ke-9
      • Tentang mencintai Rasulullah saw., mengagungkan status kenabiannya, dan kikir (berpegang teguh) terhadap Agama Islam hikayat
    • SYAIR BAIT ke-10
      • Tentang mencari ilmu pengetahuan dan mengamalkannya, mengagungkan Al-Qur'an, dan bersuci (thaharah)
    • SYAIR BAIT ke-11
      • Tentang shalat, zakat, puasa, i'tikaf, haji, dan jihad
    • SYAIR BAIT ke-12
      • Tentang murabathah, tidak melarikan diri dalam memerangi musuh-musuh Allah, dan membagi ghanimah (harta rampasan perang)
    • SYAIR BAIT ke-13
      • Tentang memerdekakan budak, membayar kifarat (denda), menepati janji, bersyukur kepada allah, menjaga lisan danmemelihara farji
    • SYAIR BAIT ke-14
      • Tentang menyampaikan amanat, tidak membunuh sesama muslim, menjauhkan diri dari makanan dan minuman haram, dan tidak memakan harta riba Tanbih
    • SYAIR BAIT ke-15
      • Tentang menggunakan pakaian, perhiasan dan perabotan yang terbuat dari emas, perak dan sutera, menjauhkan diri dari permainan-permainan yang diharamkan, dan menafkahkan harta secara proporsional Faedah
    • SYAIR BAIT ke-16
      • Tentang iri hati dan dengki, dan tidak menyakiti orang lain Kisah
    • SYAIR BAIT ke-17
      • Tentang ikhlas, bersuka hati dalam beribadah kepada Allah dan bersedih hati ketika meninggalkannya, dan taubat kepada Allah
    • SYAIR BAIT ke-18
      • Tentang menyembelih hewan kurban, akikah, memberikan hadiah, dan mentaati ulul amri (ulama dan umara')
    • SYAIR BAIT ke- 19 s.d. 20
      • Tentang berpedoman (tamassuk) kepada jamaah kaum muslim, memutuskan hukum secara adil, amar ma'ruf nahi munkar, dan saling tolong menolong dalam kebaikan dan ketaqwaan
    • SYAIR BAIT ke-21
      • Tentang malu kepada Allah, berbuat baik kepada kedua orangtua, menyambung tali silaturrahmi, dan berakhlak mulia
    • SYAIR BAIT ke-22
      • Tentang bersikap baik kepada mamluk (budak/pembantu) dan taat kepada majikan atau orang yang menjadi atasan
    • SYAIR BAIT ke-23
      • Tentang kewajiban seorang suami dalam keluarganya
    • SYAIR BAIT ke-24
      • Tentang mencintai ahli agama, menjawab salam, menjenguk orang sakit, dan mensholati jenazah Riwayat
    • SYAIR BAIT ke-25
      • Tentang mendoakan orang bersin dan menjauhkan diri dari orang-orang yang berbuat kerusakan
    • SYAIR BAIT ke-26
      • Tentang menghormati tetangga, tamu, dan menutup aib sesama muslim
    • Kisah
    • Ii'lam
    • SYAIR BAIT ke-27
      • Tentang sabar, zuhud, ghirah, menjauhkan diri dari perkataan-perkataan buruk, dan bersikap dermawan
    • Hikayat
    • SYAIR BAIT ke-28
      • Menghormati orang yang lebih tua dan mengasihi yang lebih muda, serta mendamaikan perseteruan sesama muslim
    • Hikayat 1
    • Hikayat 2
    • I'lam
    • SYAIR BAIT ke-29
      • Tentang mencintai orang lain
  • Kesimpulan - hadits 'arba'in
    • SYAIR BAIT ke-30
  • Penutup
  • Indeks
K o l e k s i    B u k u :
ISLAM

Kuntowijoyo
Paradigma Islam:
Interpretasi untuk Aksi

Akhmad Saefudin, S.S., M.E.
Riwayat Ringkas 17 Ulama Banyumas

Muhandis Azzuhri, Lc, MA
Perubahan Makna Nomina Bahasa Arab dalam Alquran
(Analisis Sosiosemantik)

Prof. Dr. Budihardjo, M.Ag.
Pembahasan Ilmu-Ilmu Al-Qur`an

H. M. Saerozi
Khotbah Nikah - Perspektif Teoretis
(Seri Strategi Pendidikan Agama)

Faisal Ismail
Rekam Jejak Kebangsaan & Kemanusiaan

Saerozi
Orang Indonesia Berhaji: Tuntunan Perjalanan Haji

Faisal Ismail
Islam: Melacak Teks, Menguak Konteks

Prof. Dr. Faisal Ismail
Pencerahan Spiritualitas Islam di Tengah Kemelut Zaman Edan

Hasan Asari
Etika Akademis dalam Islam: Studi kitab Tazkirat al-Sami wa al-Mutakallim karya Ibn Jama'ah

Mansoor Al-Jamri & Abdl Wahab El-Affendi I (eds.)
Islamisme, Pluralisme, dan Civil Society

M. Thalib
60 Pedoman Rumah Tangga Islam

KH M. Hasyim Asy'ari
Etika Pendidikan Islam: Petuah KH M. Hasyim Ayhari untuk Para Guru (kyai) dan murid (santri)

Nawawi Al-Bantany
Mutiara-Mutiara Keimanan

Dr. Fathi Osman
Ikhwan & Democracy: Ikhwanul Muslimin Membedah Demokrasi

Gani Inayah
Teori Komprehensif tentang Zakat dan Pajak

Abad Badruzaman
Kiri Islam Hasan Hanafi

Andy Dermawan
Ibda bi Nafsika

Fazlur Rahman, et. al.
Wacana Studi Hadis Kontemporer

Sudirman Teba
Islam Pasca Orde Baru

Sudirman Teba
Islam Menuju Era Reformasi

Faisal Ismail
Islam: Transformasi Sosial dan Kontinuitas Sejarah

Shireen T. Hunter
Politik Kebangkitan Islam

Mochammad Sodik
Gejolak Santri Kota

Amin Abdullah dkk.
Mencari Islam: Studi Islam dengan Berbagai Pendekatan

Chumaidi Syarief Romas
Wacana Teologi Islam Kontemporer

Syahrin Harahap, Hasan Bakti Nasution (editor)
Islam dan Reformasi TNI

Hasan Asari
Nukilan Pemikiran Islam Klasik

W. Montgomery Watt
Studi Islam Klasik, Wacana Kritik Sejarah

H. Mahmud Aziz Siregar
Islam Untuk Berbagai Aspek Kehidupan

Bassam Tibi
Islam, Kebudayaan dan Perubahan Sosial

Syahrin Harahap
Islam: Konsep dan Implementasi Pemberdayaan

Muhammad Tanthawi, dkk.
Problematika Pemikiran Muslim: Suatu Analisis Syar'iyyah

Ilhamuddin
Pemikiran Kalam Al-Baqillani

Toshihiko Izutsu
Konsep-konsep Etika Religius Dalam Al Quran
 Copyright © 2017
Website designed by
Penerbit Tiara Wacana