TEMA BUKU
 Bahasa & Sastra 
 Ekonomi Politik 
 Filsafat 
 Hukum 
 Internasional 
 Islam 
 Geografi 
 Budaya 
 Pariwisata 
 Pembangunan 
 Pendidikan 
 Politik 
 Psikologi 
 Sejarah 
 Sosial 
 Tata Negara 
 Wanita 
 Statistik 
 Teori dan Metodologi 
 Populer 


  I n f o    B u k u
 
Abdul Aziz
Politik Islam Politik: Pergulatan Ideologis PPP Menjadi Partai Islam
viii + 200 hlm; 14,5 x 21 cm
ISBN: 979-9340-89-6

Harga: Rp.36.000

Sejak wacana matinya ideologi dikemukakan oleh Daniel Bell (The End of Ideology in the West 1990), para ilmuwan dan khususnya para politisi di berbagai belahan dunia berusaha melihat kembali vitalitas perangkat-perangkat nilai yang saat itu digunakannya sebagai ideologi. Upaya-upaya tersebut pada akhirnya menunjukkan bahwa tesis Bell tersebut tidak sepenuhnya benar, dan bahkan cenderung bersifat reduksionis.. Di sisi lain, terutama di negara-negara yang didominasi oleh praktik de-idelogisasi, tesis Bell tersebut diterima bak bacaan wajib dalam penanaman nilai-nilai kewarganegaraan. Nilai-nilai baru yang muncul belakangan meskipun tidak dinamai sebagai ideologi diperlakukan dan ditempatkan layaknya suatu ideologi. Ironisnya, satu dua nilai baru di antaranya justru kembali mempertanyakan kesahihan tesis Bell. Kompleksitas munculnya 'ideologi' baru tersebut bahkan memperjelas suatu hakikat bahwa matinya ideologi adalah juga ideologi di dalam wujud yang lain.

Di tingkat praksis, pergerakan wacana pemikiran di atas mewujud pada dilema ideologis yang dihadapi oleh partai-partai politik modern: di satu sisi partai politik berkepentingan untuk membumikan (kembali) nilai-nilai ideologis yang digunakannya sebagai asas politik; dan di sisi yang lain secara bersamaan, partai politik harus pula membuktikan vitalitas nilai-nilai tersebut pada tataran kebutuhan yang sangat pragmatis.

Dilema ideologis yang demikian dialami pula oleh PPP (Partai Persatuan Pembangunan), khususnya pada era reformasi. Sebagaimana dipaparkan di dalam buku ini, adanya kebutuhan untuk merepresentasikan Islam politik di panggung politik nasional telah mendorong PPP untuk kembali ke 'khittah'-nya, yakni menempatkan 'Islam' sebagai asas partai dan 'ka'bah' sebagai lambang partai. Keputusan ini menghadapkan partai pada suatu tantangan dilematis: kebutuhan tentang suatu ideologi visioner bagi perjuangan umat Islam yang kini sedang diperjuangkan, harus berhadapan secara diametral dengan kebutuhan pragmatis perihal representasi politik PPP di dalam percaturan politik nasional.[*]

Daftar Isi
  • Kata Pengantar
  • Daftar Isi
  • Bab I
    • Islam dalam Dinamika Struktural Sistem Politik Indonesia
    • Muqoddimah
    • Dinamika PPP dalam Struktur Politik Indonesia
    • Dua Makna Politik
    • The End of "The End of Ideology"
    • Islam dan Politik: Dua Pandangan
    • Catatan Penutup
  • Bab II
    • Islam Politik dan Politik Kepartaian di Indonesia
    • Diskursus Islam Politik: Perspektif Teoritis dan Historis
    • Perkembangan Kontemporer: Pengalaman Beberapa Negara
    • Malacak Sejarah: Pengalaman Indonesia
    • Kemunculan Partai-Partai Islam
    • Partai-Partai Islam dalam Percaturan Demokrasi Parlementer
    • Islam Politik di Era Orde Baru
  • Bab III
    • Orde Baru, Islam Politik, dan PPP
    • Orde Baru dan Persoalan Modernisasi Politik
    • PPP dan Perjuangan Islam PolitikBab IV
    • PPP dan artikulasi politik umat
    • Fundamentalisme Politik Berbasis Agama
    • Korporatisme Orde Baru dan Respons PPP
    • Politik Akomodasi
    • Lumpuhnya PPP
    • Format Politik PPP Pasca Orde Baru
    • Kembali ke "Khittah 1973"
    • Menguji Makna Khittah
  • Bab V
    • Wajah Politik PPP dalam Sejarah
    • Fase Ideologis: 1973-1985
    • Fase Korporatis: 1985-1998
    • Fase "Pragmatis": 1998-2004
  • Bab VI
    • Epilog 2004-2009: Menuju Pragmatis-Ideologis-Transformatif
    • Dua Tantangan Mendasar
    • Tantangan Internal
    • Tantangan Eksternal
    • Penutup
  • Daftar Pustaka
K o l e k s i    B u k u :
POLITIK

Samodra Wibawa
Noto Negoro
Panduan Mengelola Negara
Jilid I

Asrinaldi
Kekuatan-kekuatan Politik di Indonesia

Dr. Ichlasul Amal
Teori-Teori Mutakhir Partai Politik
Edisi Kedua

Kuntowijoyo
Mengusir Matahari: Fabel-fabel Politik

Dr. Endi Haryono
Dilema Mahathir: Kebijakan Ejonomi Politik Malaysia Dalam Menghadapi Krisis Ekonomi Asia

Muradi
Penantian Panjang Reformasi Polri

Yahya A. Muhaimin
Bambu Runcing & Mesiu, Masalah Kebijakan Pembinaan Pertahanan Indonesia

Abdul Aziz
Politik Islam Politik: Pergulatan Ideologis PPP Menjadi Partai Islam

Martin Albrow
Birokrasi

Dr. Suharko
Merajut Demokrasi

Leslie D. Simon, Javier Corrales, Donald K. Wolfensberger (editor)
Demokrasi dan Internet, Kawan atau Lawan?

Cholisin
Militer dan Gerakan ProDemokrasi: Studi Analisis Respons Militer Terhadap Gerakan ProDemokrasi di Indonesia

Soenaryo dkk.
Pemilu Yang Jurdil

Qomaruddin Khan
Kekuasaan, Pengkhianatan dan Otoritas Agama

M. Rusli Karim
Negara dan Peminggiran Islam Politik

Masykuri Abdillah
Demokrasi di Persimpangan Makna: Respons Intelektual Muslim Indonesia Terhadap Demokrasi (1966-1993)

Faisal Ismail
NU, Gusdurisme dan Politik Kiai

Binnaz Toprak
Islam dan Perkembangan Politik di Turki

Faisal Ismail
Ideologi, Hegemoni dan Otoritas Agama: Wacana Ketegangan Kreatif Antara Islam dan Pancasila

Nicolaus Teguh Budi Harjanto
Memajukan Demokrasi Mencegah Integrasi: Sebuah Wacana Pembangunan Politik
 Copyright © 2017
Website designed by
Penerbit Tiara Wacana