TEMA BUKU
 Bahasa & Sastra 
 Ekonomi Politik 
 Filsafat 
 Hukum 
 Internasional 
 Islam 
 Geografi 
 Budaya 
 Pariwisata 
 Pembangunan 
 Pendidikan 
 Politik 
 Psikologi 
 Sejarah 
 Sosial 
 Tata Negara 
 Wanita 
 Statistik 
 Teori dan Metodologi 
 Populer 


  I n f o    B u k u
 
Dr. Ali Sodiqin
Hukum Qisas: Dari Tradisi Arab Menuju Hukum Islam
xii + 206 hlm; 14 x 21 cm
ISBN: 978-979-1262-37-8

Harga: Rp.49.000

Apakah hukum Islam benar-benar merupakan hukum Tuhan (divine law)? Tidak adakah campur tangan (hukum) manusia di dalamnya? Jawaban atas persoalan-persoalan mendasar dalam hukum Islam ini bermuara pada perbedaan dalam memahami nas-nas Al-Qur'an. Muncul kemudian perdebatan antara pendekatan tekstual dan pendekatan kontekstual. Dalam ranah hukum, perdebatan berkenaan dengan: perlunya peneguhan atas nilai-nilai universal dalam hukum Al-Qur'an di satu sisi, dengan pengakuan atas berlangsungnya proses adopsi-adaptasi-integrasi antara budaya lokal Arab dengan wahyu Al-Qur'an, di sisi yang lain. Di tengah tarik-menarik dua pendekatan tersebut, buku ini mencoba memberi "jalan tengah" dengan mengetengahkan kasus hukum qisas di dalam Al-Qur'an.

Mengapa Al-Qur'an perlu mengatur hukum qisas, suatu produk hukum yang awalnya jelas-jelas berbasis pada praktik hukum dalam budaya lokal Arab? Penulis buku menegaskan bahwa pada dasarnya Allah SWT menurunkan Al-Qur'an dengan menggunakan pendekatan budaya. Penegasan ini utamanya berkenaan dengan adanya dua aspek yang menyertai turunnya ayat-ayat Al-Qur'an, yakni aspek historis dan aspek antropologis. Diaturnya hukum qisas di dalam Al-Qur'an tidak lain merupakan suatu bentuk inkulturasi Al-Qur'an terhadap tradisi Arab guna menghasilkan suatu reproduksi budaya - Al-Qur'an merespons praktik qisas dengan menginkulturasikannya dengan nilai-nilai baru, yaitu keadilan, kesetaraan, moralitas, dan pertanggungjawaban individu. Di samping itu, paradigma qisas dalam Al-Qur'an menekankan pada prinsip rehabilitatif; bukan semata-mata didasarkan pada fungsi social control, tetapi juga pada fungsi social engineering, yaitu untuk menjaga kelangsungan kehidupan manusia.

Di tengah maraknya kajian hukum Islam yang cenderung bersifat normatif-teologis, kehadiran buku ini kiranya dapat menjadi "cermin intelektual" yang kritis dan kreatif serta sebagai sumber rujukan yang sangat berguna bagi para para ahli, pemerhati hukum, para mahasiswa, serta praktisi hukum lainnya di dalam menimbang dan menilai secara arif ihwal keberadaan hukum-hukum Islam, baik yang sudah ataupun yang belum diadaptasikan di dalam hukum modern.***

Daftar Isi
    Bab I.
    Atas Nama Hukum Islam
    • Hukum Pidana Islam: Divine Law atau Human Made Law
    • Fokus Masalah dan Kepentingannya
    • Pendekatan Antropologi Hukum
    Bab II.
    Tradisi Qisas Masyarakat Arab
    • Pranata Hukum Masyarakat Arab Pra-Islam
    • Tradisi Qisas dan Pelaksanaannya
    • Qisas: Antara Tradisi dan Sistem Hukum
    Bab III.
    Inkulturasi Al-Qur'an dalam Tradisi Qisas-Diyat
    • Model Inkulturasi Qisas
    • Proses Inkulturasi Qisas
    • Perubahan Paradigma dalam Qisas
    • Penerimaan dan Resistensi Masyarakat
    Bab IV.
    Argumentasi dan Strukturisasi Terhadap Hukum Qisas
    • Corak Penafsiran Ulama tentang Qisas
    • Rumusan Qisas dalam Kitab-kitab Fiqh
    • Perubahan Struktur Hukum Qisas
    Bab V.
    Qisas: Dari Hukum Adat Menuju Sistem Hukum Modern
    • Dasar Filosofis Hukuman dalam Qisas
    • Hukum Qisas: Qat'y atau Zanny
    • Transformasi Qisas dalam Sistem Hukum Modern
    Bab VI.
    Epilog: Islamisasi Hukum Pidana Modern atau Modernisasi Hukum Pidana Islam
K o l e k s i    B u k u :
HUKUM

Dr. Ali Sodiqin
Hukum Qisas: Dari Tradisi Arab Menuju Hukum Islam

Muhyar Fanani
Membumikan Hukum Langit: Nasionalisasi Hukum Islam dan Islamisasi Hukum Nasional Pasca Reformasi

Abdul Wahhab Khallaf
Politik Hukum Islam
 Copyright © 2017
Website designed by
Penerbit Tiara Wacana