TEMA BUKU
 Bahasa & Sastra 
 Ekonomi Politik 
 Filsafat 
 Hukum 
 Internasional 
 Islam 
 Geografi 
 Budaya 
 Pariwisata 
 Pembangunan 
 Pendidikan 
 Politik 
 Psikologi 
 Sejarah 
 Sosial 
 Tata Negara 
 Wanita 
 Statistik 
 Teori dan Metodologi 
 Populer 


  I n f o    B u k u
 
Reni Nuryanti
The Best Young Researcher in Social dan Cultural of LIPI (2008)
Perempuan Berselimut Konflik:
Perempuan Minangkabau di Masa Dewan Banteng dan PRRI

xxii + 218 hlm; 14 x 21 cm
ISBN: 978-979-1262-44-6

Harga: Rp.55.000

Sejarah Perempuan barangkali menjadi pihak yang masih menderita ketimpangan di tengah gerakan kesetaraan gender. Dalam tema sejarah politik misalnya, tulisan sejarah dengan nuansa perang dan heroisme didominasi oleh sejarah kaum laki-laki, sementara tulisan tentang sejarah politik perempuan jumlahnya sangat minim, itupun lebih banyak diisi oleh tulisan tentang heroisme perempuan dari kaum elit. Tulisan tentang sosok perempuan dari ‘kaum akar’ nyaris tak tampak sama sekali. Akibatnya, banyak perempuan menjadi tidak memiliki sejarah, atau dianggap tidak memiliki sejarah, walaupun mereka memiliki masa lalu. Tak mengherankan bila kemudian muncul ungkapan-ungkapan seperti sejarah tanpa perempuan, dan perempuan tanpa sejarah.

Di dalam buku ini dipaparkan pengalaman luar biasa dari perempuan-perempuan biasa di masa konflik dan perang. Dengan meyakini bahwa masih banyak ‘rongga kosong’ dalam penulisan sejarah PRRI, penulis buku ini mengisi rongga-rongga tersebut dengan berbagai testimoni dari perempuan Minangkabau yang menjadi saksi mata sekaligus pelaku yang terlibat langsung di berbagai peristiwa pada masa Dewan Banteng dan PRRI. Penuturan tentang perjuangan dan penderitaan mereka diungkapkan secara blak-blakan. Jika dikatakan PRRI telah mengguncang mental masyarakat Sumatera Barat, maka bagian terbesar dari guncangan mental itu sesungguhnya menimpa kaum perempuan. Mereka tak jarang mengalami kekerasan fisik, psikologis, dan seksual: diinterogasi dan disekap; terpisah dari suami, anak, ataupun saudara; bahkan sebagian di antaranya dipaksa menjadi ganja kayu atau ganja batu.***

Daftar Isi
  • Kata Pengantar
  • Pengantar:
    Perempuan Dalam Sejarah Indonesia: Antara Ada dan Tiada
    • Penulisan Sejarah Perempuan di Indonesia
    • Pendekatan Feminisme Dalam Penulisan Sejarah Perempuan
  • Bagian 1:
    Perempuan dan 'Rongga Kosong' Sejarah PRRI
  • Bagian 2:
    Perempuan Minangkabau: di Balik Warisan Tradisi dan Kemodernan
    • Citra Diri Dalam Bingkai Sistem Kekerabatan Matrilineal
    • Bertahan Dalam Adat Perkawinan
    • Menyongsong Perubahan, Menapaki Pendidikan Modern
  • Bagian 3:
    Perempuan Minangkabau Dalam Peta Politik 1950-an
    • Keluarga Politik Masyumi
      • Masyumi dan Muhammadiyah
      • Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, dan Wanita Muslimat Masyumi
    • Keluarga Politik PKI
      • Partai Komunis Indonesia (PKI)
      • Gerakan Perempuan Indonesia (Gerwani)
  • Bagian 4:
    Dari Konfrontasi Militer hingga Perang Saudara
    • Rapat di Sungai Dareh dan Piagam PRRI
    • Perang Saudara
    • OPR (Organisasi Perlawanan Rakyat) dan Budaya Kekerasan
  • Bagian 5:
    Perlawanan Gerwani Minangkabau
    • Melawan Lewat Demonstrasi
    • Bertahan Dalam Gelombang Penangkapan
    • Bergabung dengan APRI
    • Gerwani, PKI, dan APRI
  • Bagian 6:
    Kekerasan Fisik, Psikologis, dan Seksual terhadap Perempuan
    • Kekerasan Fisik dan Psikologis
    • Kekerasan Seksual
  • Bagian 7:
    Menjadi Ganja Batu atau Ganja Kayu: Suatu Pilihan
    • Menikah di Zaman Bergolak
    • Ganja Batu dan Ganja Kayu
    • Antara Dilema Laki-Laki dan Pembiaran Perempuan
  • Epilog:
    Perempuan Dalam PRRI: Sejarah yang Tercecer
  • Daftar Pustaka
  • Daftar Lampiran
  • Tentang Penulis
K o l e k s i    B u k u :
SEJARAH

Badruzzaman Busyairi
Tiga Kota Satu Pengabdian:
Jejak Perjalanan Yahya A. Muhaimin

H.M. Chatim Baidaie
Menyusuri Jejak Perjalanan Hidupku:
Dari Pesantren Tebuireng ke Pejabat Teras BPKP

M. Mas'udi Fathurrohman
Romo Kyai Qodir
Pendiri Madrosatul Huffadh Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta

Reni Nuryanti
The Best Young Researcher in Social dan Cultural of LIPI (2008)
Perempuan Berselimut Konflik:
Perempuan Minangkabau di Masa Dewan Banteng dan PRRI

HM Nasruddin Anshoriy Ch.
Anregurutta Ambo Dalle: Maha Guru dari Bumi Bugis

HM Nasruddin Anshory ch & Dr. Dri Arbaningsih
Negara Maritim Nusantara, Jejak Sejarah yang Terhapus

H.J. de Graaf dkk.
Cina Muslim di Jawa Abad XV dan XVI: Antara Historisitas dan Mitos

Bambang Sulistyo
Pemogokan Buruh: Sebuah Kajian Sejarah

Carol C. Gould
Demokrasi Ditinjau Kembali

Burhanuddin Daya
Gerakan Pembaruan Pemikiran Islam: Kasus Sumatra Thawalib
 Copyright © 2017
Website designed by
Penerbit Tiara Wacana